Hal-Hal yang Perlu Kamu Ketahui untuk Menjadi Perawat Muslimah

Assalammualaikum Wr. Wb.

hello sahabat muslimah di seluruh penjuru Dunia, saya ingin berbagi nih artikel dari Mba Nurul link : http://www.perawat.co/hal-hal-yang-perlu-kamu-ketahui-untuk-menjadi-perawat-muslimah/#more-590 tentang hal-hal yang perlu kita ketahui untuk menjadi perawat muslimah. So selamat membaca, semoga bermanfaat 😉

Perawat merupakan seseorang yang memiliki kemampuan serta kewenangan untuk melakukan tindakan keperawatan, berdasarkan ilmu yang dia miliki dan telah dia dapatkan lewat pendidikan keperawatan. Perawat merupakan bagian pekerjaan dari ranah kesehatan yang saat ini didominasi oleh perempuan. Peran perawat sangatlah dibutuhkan oleh para pasien. Perawat bertugas untuk merawat dan memenuhi semua kebutuhan pasien selama dirawat. Perawat memiliki tugas yang sama beratnya dengan dokter dan mempunyai peran untuk menyampaikan informasi mengenai penyakit serta memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pasien. Perawat juga harus memiliki sikap dan perlakuan yang tepat untuk menangani pasien. Perawat harus memiliki sifat yang lembut, penyayang, dan penyabar. Oleh sebab itu, perawat didominasi oleh perempuan, karena sifat-sifat seperti itu umumnya dimiliki oleh perempuan.

Meskipun perawat didominasi oleh perempuan, akan tetapi perawat muslimah rasanya masih sangat asing didengar. Jika kita melihat kembali pada sejarah mengenai perawat muslimah, Rufaidah Al-Asalmiya atau Siti Rufaidah, merupakan perawat muslimah pertama di dunia. Dalam bidang keperawatan, namanya mungkin sedikit asing dibandingkan nama Florence Nighttingale, seorang tokoh perawat yang berasal dari Inggris. Akan tetapi, di daerah Timur, namanya terus dikenang. Ia memiliki nama lengkap Rufaidah Binti Sa’ad Al-Bani Aslam Al-Khazraj. Ia lahir di Yatrhrib, Madinah pada tahun 570 M, dan wafat pada tahun 632 M. Ia termasuk golongan Anshor, yaitu golongan pertama yang masuk Islam. Perjuangannya pada masa Rasulullah adalah ia membantu prajurit-prajurit atau masyarakat sekitar yang perlu perawatan. Obsesinya untuk menjadi perawat datang dari ayahnya yang bekerja sebagai seorang dokter, sehingga ia dengan mudah mempelajari ilmu keperawatan, kemudan ia membuat beberapa kelompok wanita dan mengajari mereka tentang cara menjadi seorang perawat.

Islam tidak menyangkal lahirnya berbagai cabang ilmu pengetahuan dan teknologi. Akan tetapi dalam hukum Islam, muslimah yang ingin berprofesi sebagai perawat dan ingin bekerja di rumah sakit, harus tetap mengingat aturan dalam hukum Islam. Ketika seorang wanita bekerja, termasuk di rumah sakit, sebagai seorang muslimah dia dituntut untuk tetap mengenakan jilbab agar menutupi semua auratnya. Islam menegaskan bahwa jilbab bukanlah sejenis mode pakaian yang bisa dipakai semena-mena. Tapi jilbab diwajibkan bagi semua muslimah untuk menutup aurat dan melindungi mereka, termasuk untuk perawat muslimah. Oleh karena itu, memakai jilbab hukumnya adalah wajib bagi wanita, terlepas apa pun profesinya.

Saat ini, rumah sakit di Indonesia didominasi oleh perawat perempuan. Bagusnya, di Indonesia perawat diperbolehkan memakai kerudung. Mereka juga menggunakan seragam yang tidak ketat di tubuh dan celana bahan atau rok panjang. Demikian pula dengan sejumlah sekolah keperawatan yang didominasi oleh wanita muslimah. Dan sejak bersekolah, sebagain besar dari mereka sudah memakai seragam yang tertutup, bahkan beberapa sekolah keperawatan Islam menuntut siswi-siswinya untuk berjilbab. Menurut Undang-undang No. 30 tahun 2014 mengenai Keperawatan, di dalamnya tidak dijelaskan mengenai pakaian, sehingga rumah sakit di Indonesia umumnya mempunyai seragam dengan model dan warna yang berbeda-beda. Untuk perawat muslimah, disediakan baju, celana, atau rok panjang.

Ditinjau dari hukum Islam, perawat muslimah seharusnya mempunyai batasan tertentu dalam menjalankan profesinya. Terlebih dalam hal berkomunikasi dan berbaur dengan laki-laki. Oleh karena itu, jilbab memberikan batasan serta jati diri. Dengan berjilbab semua orang dapat mengetahui bahwa Anda seorang muslimah, maka orang-orang akan memperlakukan Anda sebagai muslimah. Selain itu, jika mempelajari mengenai sejarah perawat muslimah di Timur, dan menjadikan tokohnya sebagai cerminan, maka seorang perawat muslimah akan memancarkan kecantikan serta kelembutan hati yang taajm.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s